Berikut ini adalah cara-cara menghindari account kita dari para Hacker.
1)
Jangan pernah membuka link atau bahasa pemograman (CSS, XTML, XML, atau
HTML) yang aneh. Jika di klik, kemungkinan account kita akan memberikan
username dan password kita kepada si Hacker.
2)
Pakailah virtual keyboard yang bisa diperoleh dengan mudah.
Untuk Windows tampilan XP, hanya cukup klik 'start' -> All Programs ->
Accessories -> Accessibility -> 'On-Screen Keyboard'
Untuk Windows tampilan bukan XP, hanya cukup klik 'start' -> Program Files
-> Accessories -> Accessibility -> 'On-Screen Keyboard'
3)
Bila bermain di Warung Internet (Warnet), hindari check-list kotak
"Remember me" pada saat login, karena hal itu dapat menyimpan username
dan password di komputer tersebut. Kecuali memakai komputer pribadi.
4) Jika anda tiba-tiba diminta login ulang, sebaiknya login dari www.friendster.com, karena kemungkinan halaman pe-login ulang tersebut adalah halaman palsu yang sengaja dirancang oleh para hacker.
Rabu, 27 Agustus 2008
Saling Memiliki
Sekian lama kau tak di sisiku
Setiap waktu rindu ini semakin berlebih
Ku peluk foto dirimu
Kini kau datang untuk mencintaiku
Seperti yang pernah ku harapkan
Kau peluk aku penuh rindu
Begitu juga diriku
Izinkan aku memilikimu
Maka ku biarkan kau memilikiku
Bila kau jauh dariku
Kau kan tetap dekat di hati
Izinkan aku memilikimu
Setulus cintaku kepadamu
Sesuci dan secantik bunga mawar
Ku kan jadi milikmu
Biar kita saling memiliki
Sekokoh tubuh sang mentari
Tetap bersama
Tak terpisah..
Rindu memang menyiksa
Tak kan sanggup bila berlama-lama
Ingin mendekap tapi tak sampai
Karena engkau tak di sini
Kini kau ada di sampingku
Memeluk erat aku
Menggenggam jemariku
Bahagia aku mencintaimu..
Seandainya kau tak di sini lagi
Bagimana harus aku hidup
Tanpamu aku tak ada artinya..
Aku ada karena kau pun ada
Bila kau sudah tak di sampingku
Sanggupkah aku hidup sendiri
Biarlah kita saling memiliki
Tetap bersama..
Tanpa pernah berpisah..
Setiap waktu rindu ini semakin berlebih
Ku peluk foto dirimu
Kini kau datang untuk mencintaiku
Seperti yang pernah ku harapkan
Kau peluk aku penuh rindu
Begitu juga diriku
Izinkan aku memilikimu
Maka ku biarkan kau memilikiku
Bila kau jauh dariku
Kau kan tetap dekat di hati
Izinkan aku memilikimu
Setulus cintaku kepadamu
Sesuci dan secantik bunga mawar
Ku kan jadi milikmu
Biar kita saling memiliki
Sekokoh tubuh sang mentari
Tetap bersama
Tak terpisah..
Rindu memang menyiksa
Tak kan sanggup bila berlama-lama
Ingin mendekap tapi tak sampai
Karena engkau tak di sini
Kini kau ada di sampingku
Memeluk erat aku
Menggenggam jemariku
Bahagia aku mencintaimu..
Seandainya kau tak di sini lagi
Bagimana harus aku hidup
Tanpamu aku tak ada artinya..
Aku ada karena kau pun ada
Bila kau sudah tak di sampingku
Sanggupkah aku hidup sendiri
Biarlah kita saling memiliki
Tetap bersama..
Tanpa pernah berpisah..
Label:
Kumpulan Puisi
Orang Tua

Warna-warna senja
Semakin menghitam di matamu
Kau tak lagi melihat
Bagaimana air mengalir
Bagaimana indahnya alam raya
Kau sudah tua, ternyata
Seringkali kudapati kau
Menatap senja disetiap waktumu
Adakah kau ingat?
Bagaimana dahulu kau diajarkan
Cara bersyukur dengan rendah hati
Keangkuhanmu semakin menua
Karena kau sadar kini
Usiamu kian senja
Seperti warna-warna senja hari
Label:
Kumpulan Puisi
Cinta Bermusim
Cinta itu .......... bermusimkah?
aku dan sejadah usang itu
menatap hiba memohon restu
mengharap pasrah sebuah keampunan
menagih sendu sekuntum cinta
dari Al-Kholiq, lewat dingin subuh
Cinta itu........bermusimkah?
aku dan kanvas putih itu
tiba-tiba terheret bersama
mengejar ilmu
bergelumang debu-debu
pasiran ilmu di dada bidang kota Kaherah
sedangkan sejadah tua itu
tergantung lesu di paku kenangan semalam
Cinta itu...........bermusimkah?
aku dan pesta islami
tanpa noktah terakhir
penuh padu lambang kesatuan jitu
di bawah panji-panji Islam
sedangkan lorekan di dada kanvas
bagaikan akan hilang dimamah kealpaan
sedangkan sejadah tua itu
sedangkan kanvas putih itu
sedangkan cinta itu
pasti hadir lagi bersama musimnya
wajarkah?
wajarkah cinta itu bermusim?
Wallahua`lam.
aku dan sejadah usang itu
menatap hiba memohon restu
mengharap pasrah sebuah keampunan
menagih sendu sekuntum cinta
dari Al-Kholiq, lewat dingin subuh
Cinta itu........bermusimkah?
aku dan kanvas putih itu
tiba-tiba terheret bersama
mengejar ilmu
bergelumang debu-debu
pasiran ilmu di dada bidang kota Kaherah
sedangkan sejadah tua itu
tergantung lesu di paku kenangan semalam
Cinta itu...........bermusimkah?
aku dan pesta islami
tanpa noktah terakhir
penuh padu lambang kesatuan jitu
di bawah panji-panji Islam
sedangkan lorekan di dada kanvas
bagaikan akan hilang dimamah kealpaan
sedangkan sejadah tua itu
sedangkan kanvas putih itu
sedangkan cinta itu
pasti hadir lagi bersama musimnya
wajarkah?
wajarkah cinta itu bermusim?
Wallahua`lam.
Label:
Kumpulan Puisi
Mimpi Tentangmu
Angin yang tak beraturan menyelimuti kegelapan
Pemikiranku lari kepada mimpi yang tak kupahami
Dikota yang sepi ku membangkitkan keajaiban
untuk membasahi hati yang kering.
Apakah kau akan mencoba mencari cinta yang
hilang di dalam kegelapan..??
Aku selalu ingin bertemu dengan dirimu yang
selalu berterus terang.
Dan sekarang aku pasti bisa mengungkapkan
cinta yang terpendam ini.
Harapan yang tak jelas selalu tercapai dalam mimpi.
Kekuatan cinta yang dapat melangkah jauh ke depan,
itulah sebuah kisah yang dapat menyeret hati
menuju kebahagiaan.
Cinta yang mampu menyeret kesedihan di tempat yang
lebih jauh, mengingatkanku akan mimpi yang
menceritakan bahwa aku akan bersamamu lagi.
Pemikiranku lari kepada mimpi yang tak kupahami
Dikota yang sepi ku membangkitkan keajaiban
untuk membasahi hati yang kering.
Apakah kau akan mencoba mencari cinta yang
hilang di dalam kegelapan..??
Aku selalu ingin bertemu dengan dirimu yang
selalu berterus terang.
Dan sekarang aku pasti bisa mengungkapkan
cinta yang terpendam ini.
Harapan yang tak jelas selalu tercapai dalam mimpi.
Kekuatan cinta yang dapat melangkah jauh ke depan,
itulah sebuah kisah yang dapat menyeret hati
menuju kebahagiaan.
Cinta yang mampu menyeret kesedihan di tempat yang
lebih jauh, mengingatkanku akan mimpi yang
menceritakan bahwa aku akan bersamamu lagi.
Label:
Kumpulan Puisi
Langganan:
Komentar (Atom)